May 21, 2016

Move On

Mereka bilang meskipun hari ini kamu terluka dan merasa sakit hingga rasanya ingin mati saja, tapi satu atau dua tahun kemudian kamu tidak akan merasa apa-apa. Kamu hanya akan sekilas teringat lalu berkata. "Itu hanya masa lalu. Aku baik-baik saja." Mereka selalu mengatakan, jika seseorang tidak ditakdirkan bersamamu maka dia bukanlah yang terbaik untukmu. Dan kita semua percaya hal itu adalah benar.
Pertanyaanya adalah apakah kita berada pada posisi yang benar? Saat patah hati semua orang berkata dia tersakiti. Lalu menyalahkan mantan untuk semua kegagalan dalam hubungan itu. Apakah kita adalah seseorang yang akan mendapatkan seseorang yang lebih baik atau justru kita adalah seseorang yang sudah menyianyiakan kekasih terbaik.
Kita bisa saja membela diri dan mengatakan kita benar. Tapi kita tidak bisa membohongi hati nurani. Hukumannya adalah penyesalan. Tanpa sadar kita kembali mencari sosoknya pada orang lain. Saat itulah kita akan tahu bahwa kita sudah melepaskan kekasih terbaik.
Manusia itu tidak ada yang sempurna. Jika kita menyukai kelebihanya maka jangan benci kekurangannya. Jika ingin merubahnya, berubahlah bersama dengannya. Jangan memintanya untuk berubah sementara kita tidak berjuang bersamanya. Jangan tinggalin dia saat dia membuat kesalahan. Cinta itu tidak mudah hilang. Jika kalian saling mencintai maka berjuanglah bersama untuk mempertahankannya. Bukan pergi meninggalkannya saat kamu tidak bisa mengendalikan amarahmu.